Dampak Covid-19 Terhadap Perkembangan Wisata Bahari Indonesia Di Pantai Kuta Bali
DOI:
https://doi.org/10.37253/altasia.v4i1.6350Keywords:
Pulau Bali, Covid-19, Sosial Ekonomi, Pariwisata Bahari Terancam.Abstract
Pariwisata mempunyai peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi suatu daerah, Termasuk di Indonesia. Pariwisata memiliki potensi untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan bagi masyarakat lokal, dengan syarat masyarakat lokal harus terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan pariwisata. Salah satu tempat wisata yang ramai dikunjungi sebelum datangnya covid-19 adalah pantai kuta bali. Sehingga tujuan dari artikel ini adalah untuk mencari tahu masalah yang terjadi belakangan ini di pantai kuta bali karena kurangnya wisatawan yang berkunjung dan perekenomian menurun drastis akibat Covid-19. Dengan ini saya mengumpulkan data-data yang ada melalui beberapa artikel untuk melakukan observasi terhadap pantai kuta bali dengan adanya data yang udah di kumpulkan dengan mencari solusi terbaik untuk perkembangan pariwisata indonesia. Dengan kata lain, supaya masyarakat sekitar atau di luar bisa beraktivitas kembali dan perekonomian indonesia menjadi semakin membaik sehingga industri-industri dapat bekerja kembali semula. selain itu, karena covid-19 ini maka banyak orang kelaparan karena kekurangan ekonomi akibat kebanyakan orang yang di PHK.
Downloads
References
Sri Rahayu febrianingrum1, Nur Miladani1, Hakimatul Mukaromah1. 2019. “faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pariwisata pantai di kabupaten purworejoâ€. Jurnal program studi perncanaan wilayah dan kota fakultas teknik. Universitas sebelas maret Surakarta. Vol 1, No 2, hal. 138
Hidayat Marcella. 2011, “Strategi Perencanaan Dan Pengembangan Obyek Wisata (Studi Kasus Pantai Pengandaran Kabupaten Kabupaten Ciamis Jawa Barat)â€. Jurnal Politeknik Negeri Bandung. Vol 1
Juniawan, I. M., Oka Karini, N. M., & Leli Kusuma Dewi, L. G. (2017). Karekteristik dan persepsi kenyamanan wisatawan mancanegara di pantai kuta bali.
Published
Issue
Section
License
The article publication is wholly owned by the Indonesian Tourism Journal (ALTASIA).