Analysis of Contractual Imbalance in the Cooperation Agreement Between BPJS Kesehatan and Community Health Centers
DOI:
https://doi.org/10.37253/jjr.v28i1.12510Keywords:
National Health Insurance, Contractual Imbalance, Agreement, Community Health CentersAbstract
The National Health Insurance (JKN) program, administered by BPJS Kesehatan, is implemented through cooperation with Community Health Centers (Puskesmas) as Primary Healthcare Facilities. This cooperation is formalized through a Cooperation Agreement, which is normatively intended to ensure the equitable and comprehensive delivery of healthcare services. However, in practice, the PKS between BPJS Kesehatan and Puskesmas demonstrates contractual imbalance, primarily due to the use of standard form contracts unilaterally determined by BPJS Kesehatan. This study aims to analyze the structure and substance of the PKS and to assess its conformity with the principles of justice and proportionality under Indonesian contract law. The research employs an empirical juridical method with a sociological approach, utilizing primary data obtained through interviews and cooperation agreement documents, as well as secondary data derived from statutory regulations and legal literature. The findings reveal that although the PKS satisfies the legal requirements for a valid agreement under Article 1320 of the Indonesian Civil Code, its substantive provisions do not adequately reflect a balanced allocation of rights and obligations between the parties. The dominant position of BPJS Kesehatan in determining contractual clauses, financing mechanisms, and administrative sanctions places Puskesmas in a weaker bargaining position, thereby affecting the implementation of healthcare services. Therefore, a reformulation of the cooperation agreement model is necessary to establish a more equitable, participatory, and sustainable contractual framework that supports the achievement of the objectives of the National Health Insurance (JKN) program.
Downloads
References
Agustina, P. N., Siboro, S. F., Fajrin, S., & Oktaviola, A. S. (2024). Analisis Kualitas Pelayanan Pengguna KIS Pada Pusat Kesehatan Masyarakan (Puskesmas) Di Beberapa Kabupaten Bogor. Inisiatif: Jurnal Ekonomi, Akuntansi Dan Manajemen, 3(3), 169–186. https://doi.org/10.30640/inisiatif.v3i3.2642
Amalia, N., Ramziati, R., & Kurniasari, T. W. (2015). Modul Praktek Kemahiran Hukum, Perancangan Kontrak. Unimal Press.
Anggraeni, D. A., & Adriansyah, A. A. (2022). Analisis pengaruh pelayanan Puskesmas terhadap kepuasan pasien BPJS. JIK (JURNAL ILMU KESEHATAN), 6(1), 1–6. https://doi.org/10.33757/jik.v6i1.467.g205
Anita, B., & Febriawati, H. (2019). Puskesmas dan Jaminan Kesehatan Nasional. Deepublish.
Aryani, A. D. (2022). A Factors Affecting the Achievements of Performance-Based Capitation: A Scoping Review. Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional, 2(1), 53–65. https://doi.org/10.53756/jjkn.v2i1.52
Asnawi, E., & Fajarwati, D. A. (2022). Penerapan Prinsip Kesetaraan Relasi Puskesmas Dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Berdasarkan Peraturan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Nomor 7 Tahun 2019. Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(2), 346–357. https://doi.org/10.32670/ht.v2i2.1345
Atmoko, D. (2022). Penerapan Asas Kebebasan Berkontrak Dalam Suatu Perjanjian Baku. Binamulia Hukum, 11(1), 81–92. https://doi.org/10.37893/jbh.v11i1.308
Auharah, N., & Yusuf, H. (2025). Tanggung Jawab Pemerintah Sebagai Penyelenggara Terhadap Faktor Pelayanan Bpjs Di Rumah Sakit. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(1), 1248–1257.
Bagaskara, B. R. I. (2025). Penerapan Asas Proporsionalitas dalam Perjanjian Bisnis di Indonesia. Jembatan Hukum: Kajian Ilmu Hukum, Sosial Dan Administrasi Negara, 2(3), 270–280. https://doi.org/10.62383/jembatan.v2i3.2456
Beleneti, N., Jusuf, H., & Aulia, U. (2026). Analisis Hambatan Dalam Proes Klaim Dana BPJS Kesehatan Di Puskesmas Kota Tengah Kota Gorontalo. Jurnal Kolaboratif Sains, 9(2), 2485–2493. https://doi.org/10.56338/jks.v9i2.10620
Berger, D., Herkenhoff, K., Kostøl, A. R., & Mongey, S. (2024). An Anatomy Of Monopsony: Search Frictions, Amenities, And Bargaining In Concentrated Markets. NBER Macroeconomics Annual, 38(1), 1–47. https://doi.org/10.1086/729194
Betan, A., Sofiantin, N., Sanaky, M. J., Primadewi, B. K., Arda, D., Kamaruddin, M. I., & AM, A. M. A. (2023). Kebijakan Kesehatan Nasional. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Budiarto, W., & Kristiana, L. (2015). Pemanfaatan Dana Kapitasi Oleh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Dalam Penyelenggaraan JKN. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 18(4), 437–445.
Charisso, L. (2026). Hukum Rumah Sakit terhadap Pengembalian Klaim BPJS dalam Perspektif Asas Proporsionalitas. Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum, 6(1), 44–51. https://doi.org/10.56128/jkih.v6i1.778
Dale, E., Elizabeth Peacocke, E. M., Voorhoeve, A., Ottersen, T., Kurowski, C., Evans, D. B., Norheim, O. F., & Gopinathan, U. (2023). Criteria For the Fairness of Health Financing Decisions: A Scoping Review. Oxford Academic : Health Policy Adn Planning, 38(1), 13–35. https://doi.org/10.1093/heapol/czad066
Disemadi, H. S. (2022). Lenses of Legal Research: A Descriptive Essay on Legal Research Methodologies. Journal of Judicial Review, 24(2), 289–304. https://doi.org/10.37253/jjr.v24i2.7280
Efendi, J., Ibrahim, J., & Rijadi, P. (2016). Metode penelitian hukum: Normatif dan empiris. Prenadamedia Group.
Fuadi, M. (2003). Hukum Kontrak:(Dari Sudut Pandang Hukum Bisnis). Citra Aditya Bakti.
Gunawan, A. H., Handayani, I. G. A. K. R., & Karjoko, L. (2024). Government Accountability in Universal Services in Collaborative Regulation: A Perspective on the General Principles of Good Governance (AUPB). Asian Journal of Social and Humanities, 3(1), 10–15.
Harahap, R. S. P., & Chrisanta, F. (2023). Pembatasan Klausul Pada Perjanjian Baku Dalam Upaya Perlindungan Konsumen Melalui Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Jurnal Hukum Lex Generalis, 4(4), 323–338. https://doi.org/10.56370/jhlg.v4i4.371
Hernoko, A. Y. (2010). Keseimbangan Versus Keadilan Dalam Kontrak (Upaya Menata Struktur Hubungan Bisnis dalam Perspektif Kontrak yang Berkeadilan). Airlangga University Press.
Irayadi, M. (2021). Asas Keseimbangan Dalam Hukum Perjanjian. HERMENEUTIKA: Jurnal Ilmu Hukum, 5(1), 99–107. https://doi.org/10.33603/hermeneutika.v3i2
Jatmika, A., Njatrijani, R., & Priyono, E. A. (2017). Kajian Hukum Perjanjian Baku Antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Bpjs) Kesehatan Cabang Utama Semarang Dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Klinik Mutiara Bunda). Diponegoro Law Journal, 6(2), 1–11. https://doi.org/10.14710/dlj.2017.19622
Kartikawati, D. R. (2019). Hukum Kontrak. CV. Elvaretta Buana.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek) (1847).
Mardiansyah, R. (2018). Dinamika Politik Hukum Dalam Pemenuhan Hak Atas Kesehatan Di Indonesia. Veritas et Justitia, 4(1), 227–251. https://doi.org/10.25123/vej.2918
Martono, E., & Nugroho, S. S. (2016). Hukum Kontrak Dan Perkembangannya. Pustaka Iltizam.
Maulidina, R. A., Hanifah, N. L., Amalia, T., & Kuncara, A. B. (2025). Keadilan Sebagai Tujuan Hukum: Telaah Teori Keadilan John Rawls Dalam Konteks Hukum Indonesia. Proceedings Law, Accounting, Business, Economics and Language, 2(1), 228–232.
Muluk, I., Nugroho, M. N., & Purwati, W. D. (2023). Factors Affecting the Settlement of BPJS Against the Approval Verifiers BPJS at Citama Hospital. Jurnal Health Sains, 4(3), 53–61. https://doi.org/10.46799/jhs.v4i3.858
Nasution, C. R., Trisnantoro, L., & Meliala, A. (2020). Regulator and Payor Relation: Institutional Challenges in Achieving Universal Health Coverage in Indonesia. Atlantis Press : 4th International Symposium on Health Research (ISHR 2019), 22, 536–540. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.200215.103
Octora, R., Efrila, E., & Maryani, A. (2024). Peran BPJS Kesehatan Dalam Sistem Jaminan Sosial dari Perspektif Hukum Bisnis. Jurnal Cahaya Mandalika, 3(1), 652–657. https://doi.org/10.36312/jcm.v3i1.3530
Ombudsman RI. (2023). Pembatasan Layanan Pasien BPJS Kesehatan Diskriminatif. Ombudsman RI.
Panggabean, R. M. (2010). Keabsahan Perjanjian dengan Klausul Baku. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 17(4), 651–667. https://doi.org/10.20885/iustum.vol17.iss4.art8
Patrianegara, A. L. (2024). Pembuatan Kontrak Hukum: Teori, Teknik, Dan Kesalahan Yang Harus Dihindari. Jurnal Ilmiah Nusantara, 1(6), 413–419. https://doi.org/10.61722/jinu.v1i6.2884
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Pencegahan Dan Penanganan Kecurangan (Fraud) Serta Pengenaan Sanksi Administrasi Terhadap Kecurangan (Fraud) Dalam Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan (2019).
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat (2024).
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (2014).
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan (2014).
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (2014).
Priyono, E. A. (2025). Peranan Asas Itikad Baik Dalam Kontrak Baku (Upaya Menjaga Keseimbangan Bagi Para Pihak). Diponegoro Private Law Review, 1(1), 13–21.
Rahardjo, S. (2000). Ilmu Hukum. Citra Aditya Bakti.
Salim, H. S. (2021). Hukum Kontrak: Teori dan Teknik Penyusunan Kontrak. Sinar Grafika.
Sjahdeini, S. R. (1993). Kebebasan berkontrak: dan perlindungan yang seimbang bagi para pihak dalam perjanjian kredit Bank di Indonesia. Institut Bankir Indonesia.
Soekanto, S. (1986). Pengantar Penelitian Hukum. UI-Press.
Subekti. (1979). Hukum Perjanjian. Intermasa.
Sulastri, Sudirman, L., & Disemadi, H. S. (2025). The Effectiveness of Dispute Resolution for Breach of Contract in Vessel Charter Agreements in Batam City: An Empirical Legal Analysis. Jurnal Mediasas, 8(3), 560–576. https://doi.org/10.58824/mediasas.v8i3.346
Sutedi, A. (2011). Hukum Perjanjian. Sinar Grafika.
Suwanda, I. G. M., & Tjenreng, M. B. Z. (2025). Implementasi Prinsip Good Governance dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Studi Kasus pada Pemerintah Daerah. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 5(1), 271–282. https://doi.org/10.37481/pkmb.v5i1.1298
Triadi, I. (2025). Penyelesaian Sengketa Kesehatan Dengan Metode Non Litigasi, Mediasi, Arbitrase Dan Alternatif Lainnya. Journal of Law Perspectives Review, 1(1), 43–52. https://doi.org/10.64670/jlpr.v1i1.17
Undang-Undang (UU) Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (2004).
Wahyuni, S. D., & Sari, I. (2023). Analisis Implementasi Penggunaan Aplikasi Primary Care Dalam Menunjang Efektivitas Pelayanan Rawat Jalan di UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang. J-REMI: Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 5(1), 15–22. https://doi.org/10.25047/j-remi.v5i1.4192
Wiasa, I. N. D. (2022). Jaminan Kesehatan Nasional Yang Berkeadilan Menuju Kesejahteraan Sosial. Feniks Muda Sejahtera.
Widjaja, G., Yustanti, D. E., Sijabat, H. H., & Dhanudibroto, H. (2025). Evaluasi Implementasi Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan Masyarakat di Indonesia. Jurnal Kesehatan, 3(2), 177–188.
Widyaningsih, P. (2020). Pemenuhan Hak Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas dalam Mendapatkan Pelayanan Kesehatan yang Bermutu. AKTUALITA, 3(1), 580–598.
World Health Organization. (2025). Universal Health Coverage (UHC). World Health Organization.
Yesi, F. (2023). Peran Notaris dalam Memberikan Penyuluhan Hukum untuk Memenuhi Asas Proporsionalitas dalam Akta Para Pihak. Officium Notarium, 3(1), 86–97. https://doi.org/10.20885/JON.vol3.iss1.art10
Yuditia, A., Hidayat, Y., & Achmad, S. (2021). Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional Oleh Bpjs Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jurnal Magister Ilmu Hukum, 6(1), 43–61.
Yumame, J. (2025). Evaluasi Kebijakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jurnal Kesehatan, 3(2), 222–232.
Zamharira, A., & Suryono, A. (2020). Perlindungan Hukum Bagi Rsud Dr. Moewardi Surakarta Terhadap Keterlambatan Pembayaran Klaim Oleh Bpjs Kesehatan. Jurnal Privat Law, 8(1), 42–48. https://doi.org/10.20961/privat.v8i1.40364
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nicko Krishna Pramudya, Lu Sudirman , Hari Sutra Disemadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.