Identifikasi Service Failure dan Pemetaan Service Blueprint pada Transera Waterpark Bekasi

Authors

  • Sekar Ayu Ningtyas Universitas Pancasila
  • Vitha Octavanny Universitas Pancasila
  • Jessicha Alexandria Universitas Pancasila
  • Assyifa Azzahra Universitas Pancasila
  • Putri Sukma Anggraeni Universitas Pancasila
  • Iza Azzahra Universitas Pancasila

DOI:

https://doi.org/10.37253/altasia.v8i2.12002

Keywords:

SERVQUAL, service blueprint, waterpark, pariwisata, service failure

Abstract

Perkembangan wisata rekreasi berbasis air mendorong pengelola destinasi untuk meningkatkan kualitas layanan guna menciptakan pengalaman berkunjung yang positif serta mempertahankan daya saing destinasi. Meskipun berbagai penelitian telah membahas kualitas layanan, kepuasan wisatawan, dan service failure pada destinasi pariwisata, penelitian yang mengintegrasikan analisis service failure dengan pemetaan service blueprint, khususnya pada destinasi wisata air, masih terbatas. Akibatnya, keterkaitan antara service failure dan keseluruhan proses pelayanan belum banyak dijelaskan secara komprehensif. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab tiga pertanyaan penelitian, yaitu bagaimana bentuk service failure yang terjadi di Transera Waterpark Bekasi berdasarkan dimensi SERVQUAL, bagaimana pemetaan alur layanan berdasarkan service blueprint, serta bagaimana keterkaitan antara service failure dan service blueprint dalam proses pelayanan. Sejalan dengan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi service failure, memetakan alur layanan, serta menganalisis keterkaitan keduanya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara semi-terstruktur terhadap empat informan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa service failure terutama ditemukan pada aspek kebersihan kolam yang belum konsisten, antrean pada periode kunjungan tinggi, keterbatasan petugas operasional, serta penurunan kondisi beberapa fasilitas fisik. Pemetaan service blueprint menunjukkan bahwa permasalahan tersebut berkaitan dengan interaksi layanan di garis depan maupun proses operasional internal. Penelitian ini terbatas pada satu lokasi penelitian dengan jumlah informan yang relatif sedikit. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak destinasi wisata serta menggunakan pendekatan komparatif atau mixed methods agar menghasilkan temuan yang lebih komprehensif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abubakar, H. (2021). Triangulasi sumber dan metode dalam penelitian kualitatif. Jurnal Metodologi Penelitian, 15(2), 45–56.

AlOmari, F. (2021). Measuring gaps in healthcare quality using SERVQUAL model: Challenges and opportunities in developing countries. Measuring Business Excellence, 25(4), 407–420.

Apriana, A., & Kusumah, A. H. G. (2025). Pengaruh persepsi kualitas daya tarik wisata dan kepuasan wisatawan terhadap word of mouth di Tanah Lot. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(1), 94–106. https://doi.org/10.37253/altasia.v7i1.10090

Calisto, M. D. L., & Sarkar, S. (2024). A systematic review of virtual reality in tourism and hospitality: The known and the paths to follow. International Journal of Hospitality Management, 116, 103623.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.

Do, Q. H., Kim, T. Y., & Wang, X. (2023). Effects of logistics service quality and price fairness on customer repurchase intention. Journal of Retailing and Consumer Services, 70, 103165.

Fasa, A. W. H., Andriani, D., Haribudiman, I., & Berliandaldo, M. (2023). Analisis strategi pengembangan smart destinations: Perspektif service-dominant logic. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 5(2), 101–112. https://doi.org/10.37253/altasia.v5i2.7520

Fibri, Y. H., & Ernawati, E. (2025). Keputusan wisata generasi Z: Eksplorasi peran media sosial di Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(1), 13–27.

Hoque, U. S., Akhter, N., Absar, N., Khandaker, M. U., & Al-Mamun, A. (2023). Assessing service quality using SERVQUAL model: An empirical study on private universities in Bangladesh. Trends in Higher Education, 2(1), 255–269.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2022). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Pangestu, R. A., Handoko, T., & Widodo, Z. D. (2023). Influence of service quality and facilities on visitor satisfaction. International Journal of Asian Business and Management, 2(4), 485–490.

Septiana, H., & Febriyantoro, M. T. (2023). The influence of tourist facilities and service quality on visitor satisfaction at Dunia Fantasi (DUFAN) Taman Impian Jaya Ancol. Perfect Education Fairy, 1(2), 45–53.

Sihombing, D. A., Lie, S., & Hariyanto, O. I. B. (2026). Pengaruh SERVQUAL dan customer value terhadap consumer loyalty: Studi empiris restoran sushi di Kota Batam. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, 8(1), 110–122.

Taherdoost, H. (2022). What are different research approaches? Comprehensive review of qualitative, quantitative, and mixed method research. Journal of Management Science & Engineering Research, 5(1), 53–60.

Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., Gremler, D. D., & Pandit, A. (2023). Services marketing: Integrating customer focus across the firm (8th ed.). McGraw-Hill Education.

Zhang, Y., Wang, X., & Li, H. (2024). Service quality, visitor experience, and satisfaction in tourism destinations: A systematic review. Tourism Management Perspectives, 52, 101231.

Downloads

Published

2026-08-21