Substitusi White Wine Dalam Pengolahan Citrus Sauce

Main Article Content

Swastono Putro Pirastyo Roby Sahid

Abstract

Saus adalah salah satu bagian terpenting dalam penyajian makanan. Sebagai dressing, saus memiliki peran yang besar untuk dapat membuat makanan menjadi lebih menarik. Dalam hal rasa, saus juga memiliki peran besar untuk meningkatkan citarasa dan tekstur dari hidangan. Seni dalam mengolah saus berkembang sangat luas, melingkupi teknik pengolahan, proses pemasakan dan juga bahan baku. Dari segi bahan baku, muncul sedikit permasalahan, saat berbicara mengenai aspek halal, sebab sebagian besar saus masakan Eropa mengandung bahan baku tidak halal. Lard, pork, dan berbagai jenis minuman beralkohol dapat dikategorikan tidak halal. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan bahan alternatif pengganti white wine dalam citrus sauce. Bahan baku yang terpilih untuk diuji adalah Sprite, Cuka Apel, dan Château de Reignac. Penelitian ini menggunakan uji organoleptik untuk menguji produk hasil percobaan. Sebagai hasilnya, kombinasi terbaik yang paling mendekati saus asli adalah kombinasi dari Sprite dan Cuka Appel. Dengan menggunakan kombinasi tersebut, juru masak dapat menciptakan citrus saus yang halal bagi konsumen.

Article Details

How to Cite
PIRASTYO, Swastono Putro; SAHID, Roby. Substitusi White Wine Dalam Pengolahan Citrus Sauce. Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia, [S.l.], v. 2, n. 3, p. 336-344, aug. 2020. ISSN 2655-965X. Available at: <https://journal.uib.ac.id/index.php/altasia/article/view/1157>. Date accessed: 19 june 2021. doi: http://dx.doi.org/10.37253/altasia.v2i3.1157.
Section
Articles