Peranan Asosiasi Homestay dalam Penyediaan Akomodasi Homestay sebagai Penunjang Destinasi Wisata Bahari Raja Ampat
DOI:
https://doi.org/10.37253/altasia.v8i1.11028Keywords:
asosiasi homestay, community based tourism, ekowisata, keberlanjutan, Raja AmpatAbstract
Pariwisata bahari merupakan sektor unggulan Indonesia, dengan Raja Ampat sebagai salah satu destinasi utama yang dikenal karena kekayaan hayati laut dan budaya lokal. Meningkatnya arus wisatawan memunculkan kebutuhan akan akomodasi berkelanjutan yang dikelola komunitas. Namun, peranan kelembagaan lokal khususnya asosiasi homestay dalam memastikan kualitas layanan, tata kelola dan keberlanjutan destinasi belum dikaji secara mendalam. Penelitian ini mengkaji bagaimana peranan asosiasi homestay dalam penyediaan akomodasi, peningkatan kualitas layanan, promosi serta tantangan yang dihadapi dalam mendukung pariwisata bahari berkelanjutan di Raja Ampat. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan karena dapat menggali secara mendalam dinamika kelembagaan dan praktik pengelolaan homestay berbasis komunitas. Studi dilakukan di Kampung Arborek dan Pulau Kri selama Januari-Juni 2025. Informan terdiri dari 32 pengelola homestay, 2 orang pengurus asosiasi homestay dan kepala seksi pengembangan destinasi dinas pariwisata. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola peranan asosiasi dan tantangan kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asosiasi homestay berperan penting dalam standarisasi layanan, pelatihan kapasitas, promosi digital melalui platform Stay Raja Ampat, serta advokasi kebijakan pariwisata. Keanggotaan asosiasi terbukti meningkatkan okupansi, profesionalisme, dan konsistensi kualitas layanan homestay. Namun, tantangan internal seperti rendahnya partisipasi anggota, keterbatasan manajerial serta kesenjangan digital masih menjadi kendala. Upaya penguatan kelembagaan melalui pelatihan, digitalisasi informasi, dan reformasi tata kelola menjadi strategi utama dalam menjawab tantangan tersebut. Penelitian menyimpulkan bahwa asosiasi homestay merupakan aktor kunci dalam mendukung destinasi bahari yang inklusif dan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas lokasi studi dan mengkaji kolaborasi lintas pihak untuk penguatan tata kelola ekowisata.
Downloads
References
Adesetiani, R., Wibowo, A., & Lestari, M. (2021). Strategi pengembangan homestay komunitas di Kampung Arborek dan Yenbuba. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 12(2), 101–115.
Adiyoso, W. (2020). Community Based Tourism: Teori dan Implementasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Amin, M., & Sari, L. (2022). Community-based tourism dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Jurnal Pariwisata Nusantara, 4(1), 44–56.
Ananda, R., & Prasetyo, B. (2023). Keterlibatan masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata berkelanjutan. Jurnal Pengembangan Pariwisata, 8(1), 23–36.
Arifin, Z., & Febrianti, N. (2020). Potensi wisata bahari Indonesia dan strategi pengembangannya. Jurnal Kelautan dan Pariwisata, 5(1), 11–22.
Azizah, N., & Abdullah, L. (2022). Implementasi blue economy pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Ekowisata, 3(2), 55–68.
Azwar, H., Pramesti, N., & Laga, Y. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui homestay berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Pariwisata, 5(1), 14–26.
BPS Papua Barat. (2022). Statistik Pariwisata Provinsi Papua Barat 2022. Badan Pusat Statistik.
Brown, C. J., Taylor, M., & Green, S. (2021). Mesophotic fish communities of Raja Ampat: Diversity across depth gradients. Marine Biodiversity Research, 45(3), 233–246.
Darmawan, A., & Pramono, R. (2021). Peran asosiasi lokal dalam pengelolaan homestay berbasis komunitas di Pulau Lembata. Jurnal Pembangunan Desa, 6(1), 77–89.
Firmansyah, A., & Hadi, K. (2022). Homestay dan pariwisata berkelanjutan: Perspektif ekonomi dan sosial budaya. Jurnal Perhotelan Indonesia, 10(2), 88–100.
Gustiarini, E., Rahayu, S., & Nugroho, D. (2023). Penilaian akomodasi berkelanjutan di Pulau Waigeo. Jurnal Pariwisata Tropis, 7(2), 95–109.
Handayani, D., & Yusuf, F. (2022). Dampak ekonomi homestay terhadap pendapatan masyarakat pesisir. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan, 13(1), 22–33.
Handayani, R., Wibawa, I., & Santoso, J. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pariwisata berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Desa, 5(2), 55–69.
Hariyanto, W., & Yulian, N. (2020). Efektivitas pemasaran digital homestay desa pesisir. Jurnal E-Tourism, 3(1), 12–22.
Hidayati, S., Luki, A., & Manu, Y. (2022). Sistem adat sasi dalam pengelolaan pariwisata. Jurnal Budaya Pesisir, 4(2), 77–91.
Ilmawan, R., & Prasetyo, A. (2023). Kekerabatan dalam pengelolaan homestay komunitas pesisir. Jurnal Antropologi Pariwisata, 9(1), 44–58.
Lama, R., Deni, M., & Wirawan, T. (2020). Interaksi wisatawan-masyarakat dalam homestay berbasis komunitas. Tourism Society Journal, 5(1), 20–34.
Lantu, M., Saputra, A., & Rahmah, Y. (2021). Homestay dan pemberdayaan masyarakat lokal dalam CBT. Jurnal Pembangunan Pariwisata, 11(3), 145–160.
Mangubhai, S., Wilson, J., & Rumetna, M. (2020). Community solidarity and marine conservation success in Raja Ampat. Conservation Marine Studies, 14(2), 119–131.
Maryunani, A., Sutopo, B., & Rahayu, L. (2022). Digitalisasi promosi homestay desa wisata. Jurnal Sistem Informasi Pariwisata, 7(2), 33–47.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Mirayani, N. K. S., Paristha, N. P. T., & Octaviana, N. K. R. (2023). Strategi Pengembangan Desa Wisata Kerta Kabupaten Gianyar Provinsi Bali dalam New Normal Era. Altasia: Jurnal Pariwisata Indonesia, Vol. 5 No. 1 (2023)
Mulyanti, D., Restiani Widjaja, Y., & Rohaeni, H. (2020). Keterkaitan Budaya dan Strategi Pemasaran Pada UMKM. Altasia: Jurnal Pariwisata Indonesia, Vol. 2 No. 2 (Edisi Spesial Seminar Nasional Pariwisata).
Nugraheni, R., Putra, P., & Wisnu, A. (2021). Narasi budaya dalam penguatan destinasi wisata. Jurnal Komunikasi Pariwisata, 5(2), 66–78.
Nuraini, R., Saragih, H., & Putri, A. (2021). Ekowisata bahari dan peningkatan kesejahteraan pesisir. Jurnal Ekowisata Indonesia, 6(1), 55–67.
Palinkas, L. A., et al. (2020). Purposeful sampling for qualitative data collection. Qualitative Research Review, 17(3), 1–15.
PERJAMPAT. (2023). Laporan Tahunan Asosiasi Homestay Raja Ampat 2023. Raja Ampat: PERJAMPAT.
Prasetyo, B., Widyanto, K., & Rumbiak, A. (2020). Pengelolaan homestay berbasis konservasi di Raja Ampat. Jurnal Konservasi Laut, 8(2), 55–70.
Putra, I., & Yudana, M. (2020). Penguatan kelembagaan lokal dalam wisata bahari. Jurnal Pemberdayaan Komunitas, 4(2), 88–99.
Putri, S., & Mustafa, D. (2022). Pengalaman otentik wisata bahari dan kepuasan wisatawan. Jurnal Perjalanan Wisata, 9(1), 33–47.
Putri, W., & Hadiwijoyo, S. (2020). Peran asosiasi dalam penguatan usaha akomodasi lokal. Jurnal Manajemen Pariwisata, 3(3), 44–58.
Rahman, A., & Fitri, N. (2023). Komunikasi pemangku kepentingan dalam pengembangan destinasi. Jurnal Pengelolaan Pariwisata, 10(1), 55–73.
Raja Ampat Tourism Office. (2024). Data Statistik Kunjungan Wisatawan 2019–2024. Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat.
Satria, H., & Surbekti, A. (2023). Penguatan kapasitas pengelola homestay dalam pariwisata desa. Jurnal Pengembangan SDM Pariwisata, 2(1), 11–25.
Setiawan, B., Adnan, R., & Yusuf, M. (2020). Peran kelembagaan homestay dalam pengembangan wisata bahari. Jurnal Destinasi Laut, 6(2), 55–70.
Setyawan, N., & Sunarta, D. (2020). Pengaturan daya dukung destinasi wisata pesisir. Jurnal Lingkungan dan Pariwisata, 4(1), 16–29.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Supriyadi, M., Karim, L., & Nur, F. (2020). Biodiversitas karang dan ikan karang Raja Ampat. Jurnal Kelautan Tropis, 13(1), 45–58.
Utami, P., & Prabawati, N. (2023). Pemberdayaan sosial dalam pengelolaan desa wisata. Jurnal Sosial Pariwisata, 5(1), 12–28.
Wibowo, G., & Nurhidayati, S. (2021). Homestay sebagai indikator keberhasilan ekowisata. Journal of Ecotourism Studies, 9(2), 67–79.
Wijayanti, I., & Rindrasih, E. (2021). Kelembagaan lokal dalam CBT. Journal of Community Tourism, 2(1), 77–92.
Yulianda, F., Suryani, L., & Damar, A. (2022). Ekowisata bahari dan pelestarian lingkungan pesisir. Jurnal Oseanografi dan Pariwisata, 5(1), 22–34.
Yuliarmi, N., & Dwijana, E. (2021). Standarisasi layanan homestay dalam pengembangan destinasi wisata. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 15(2), 88–102.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
The article publication is wholly owned by the Indonesian Tourism Journal (ALTASIA).




.png)




