Comparison of Judges' Considerations in Land Dispute Settlement with the Same Case in Ensuring Legal Certainty

Authors

  • Chandra Simbolon Universitas Internasional Batam, Indonesia
  • Lu Sudirman Universitas Internasional Batam, Indonesia
  • Triana Dewi Seroja Universitas Internasional Batam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37253/jjr.v28i1.12208

Keywords:

Land Disputes, Judge's Considerations, Legal Certainty, PTUN

Abstract

Land disputes constitute a significant issue in the relationship between the public and the government, particularly when administrative decisions affect land rights. This study examines a comparative analysis of judicial reasoning in two decisions of the Tanjung Pinang Administrative Court (PTUN) involving identical factual backgrounds, namely Decision No. 3/G/2024/PTUN.TPI and Decision No. 4/G/2024/PTUN.TPI. The study highlights the dynamics of judicial decisions across three levels of adjudication, namely the court of first instance, appellate review, and cassation, with the aim of assessing the consistency in the application of the principle of legal certainty. The findings reveal that although both cases involve similar objects and parties, the Supreme Court issued contradictory cassation rulings. This inconsistency gives rise to legal uncertainty and has the potential to undermine public trust in the judicial system. Employing a normative juridical approach combined with a case study method, this article emphasizes the importance of harmonizing legal interpretation and ensuring equal treatment in the resolution of land disputes in order to uphold justice and sustainable legal certainty.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiyanto, A., Silviani, N. Z., & Rusdiana, S. (2025). Perbandingan Peran Pemerintah Daerah Pada Pembangunan Berkelanjutan Tujuan 14 SDGs pada Marine Geopark di Kepulauan Riau dan Papua Barat. JURNAL USM LAW REVIEW, 8(1), 332–356. https://doi.org/10.26623/julr.v8i1.11526

Agustini, S., & Hidayat, B. (2021). Implementasi Pelaksanaan Hibah Dalam Peralihan Hak Atas Tanah Untuk Anak Dan Orang Yang Dibawah Pengampuan Di Batam, Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(1), 107–115. https://doi.org/10.23887/jpku.v9i1.31433

Agustini, S., Jaya, F., & Rusdiana, S. (2024). Legality and Proof of Unwritten Agreements from a Civil Law Perspective. Batulis Civil Law Review, 5(2), 109. https://doi.org/10.47268/ballrev.v5i2.2033

Andini, A., & Rasji, R. (2022). Penyelesaian Kasus Sertifikat Hak Atas Tandini, Agnelia, And Rasji Rasjianah Cacat Hukum Menurut Hukum Pertanahan Di Indonesia (Studi Kasus Putusan Nomor: 46/G/2019/Ptun-Srg). Jurnal Hukum Adigama, 5(2), 298–319.

Antony, A., Osmond, A. P., & Sabisi, M. A. (2025). Virality as the New Face of Law Enforcement in Indonesia: Between Legal Awareness and Legal Feelings. Syiah Kuala Law Journal, 8(3), 1–18. https://doi.org/10.24815/sklj.v8i3.42463

Armiati, R., & Amir, L. (2020). Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim Atas Gugatan Lewat Waktu Dalam Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jambi Nomor 5/G/2017/PTUN. JBI." Mendapo: Journal of Administrative Law, 1(1), 37–48. https://doi.org/10.22437/mendapo.v1i1.10989

Asshiddiqie, J. (2006). Pengantar Ilmu Hukum Tata Negara (M. A. Safa’at & P. M. Faiz (ed.)). Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan Mahkaman Konstitusi RI.

Asshiddiqie, J. (2011). Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia. Sinar Grafika.

Ayunda, R., Nertivia, N., Prastio, L. A., & Vila, O. (2021). Kebijakan Online Single Submission sebagai E-Government dalam Mewujudkan Good Governance di Indonesia. Journal of Judicial Review, 23(1), 71–84. https://doi.org/10.37253/jjr.v23i1.4359

Badan Pertahanan Nasional Republik Indonesia. (1997). Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3696. BPK.

Disemadi, H. S. (2022). Lenses of Legal Research: A Descriptive Essay on Legal Research Methodologies. Journal of Judicial Review, 24(2), 289. https://doi.org/10.37253/jjr.v24i2.7280

Disemadi, H. S., Al-Fatih, S., Silviani, N. Z., Rusdiana, S., & Febriyani, E. (2024). Revitalizing Intellectual Property Rights in Indonesia: A Maqasid al-Sharia Perspective on Communal Ownership. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 9(2), 625–648. https://doi.org/10.29240/jhi.v9i2.11039

F., S. (2020). Urgensi Reformasi Regulasi demi Mewujudkan Kepastian Hukum. Jurnal Konstitusi dan Hukum Nasional, 12(1), 55–68.

G.M., G. S., & Rasji, R. (2021). Analisis Perbedaan Pertimbangan Hukum Hakim Dalam Memutus Perkara Yang Sama (Studi Kasus: Putusan PTUN Pontianak Nomor 25/G/2020/PTUN.PTK Dan Putusan PTTUN Jakarta Nomor 106/B/2021/PT. TUN. JKT). Jurnal Hukum Adigama, 4(2), 4016–4038. https://doi.org/10.24912/adigama.v4i2.17979

Guari, R. S., Situmeang, A., & Disemadi, H. S. (2026). E-Litigation and Human Rights Protection: Assessing Equality Before The Law and Privacy Rights At The Tanjung Pinang Administrative Court. Jurnal Hukum to-ra : Hukum Untuk Mengatur dan Melindungi Masyarakat, 12(1), 51–77. https://doi.org/10.55809/tora.v12i1.642

Hadjon, P. M. (2005). Perlindungan Hukum Bagi Rakyat Di Indonesia: Sebuah Studi Tentang Prinsip-Prinsipnya, Penanganannya Oleh Pengadilan Dalam Lingkungan Peradilan Umum Dan Pembentukan Peradilan Administrasi Negara. Bina Ilmu.

Hamzah, A. (2017). Inkonsistensi Putusan Hakim dalam Perkara Tata Usaha Negara. Jurnal Hukum dan Peradilan, 6(2), 189–205.

Hutauruk, R. H., Laily, N., Tan, D., & Zulhairi, Z. (2021). Efektivitas Majelis Pengawas Daerah Notaris Kota Batam dalam Peningkatan Layanan Notaris Sebagai Pejabat Umum. Jurnal Repertorium, 10(1), 28–48. https://doi.org/10.28946/rpt.v10i1.857

Hutauruk, R. H., Situmeang, A., & Zulfikar, R. T. (2017). Penerapan Peraturan Daerah Pada Sektor Kelautan Dan Perikanan di Provinsi Kepri. Journal of Judicial Review, 17(1), 31–46. https://doi.org/10.37253/jjr.v17i1.99

JDIH BPK. (1997). Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. BPK.

Leonardo, S., Sudirman, L., & Disemadi, H. S. (2025). Legal Certainity In The Enforcement Of Copyright Infringement On E-Commerce Platforms In Indonesia. Jurnal Restorative Justice, 9(1), 39–57. https://doi.org/10.35724/jrj.v9i1.6549

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2021). Putusan PTUN Serang Nomor 25/G/2021/PTUN.SRG. Direktori Putusan.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2022). Kompilasi Pedoman SEMA dan PERMA dalam Sistem Peradilan Tata Usaha Negara. MA Press.

Malau, H., & Nurlaily, N. (2025). Legal Protection for Creditors in Commercial Property Disputes (Case Study of Batam District Court Decision No. 158/Pdt.G/Plw/Gs/2022/Pn Btm). Journal of Law, Politic and Humanities, 5(4), 3173–3184. https://doi.org/10.38035/jlph.v5i4.1743

Manan, B. (2004). Hubungan Antarlembaga Negara dan Kekuasaan Kehakiman. Konstitusi Press.

Manullang, E. B., Rusdiana, S., & Situmeang, A. (2026). Kepastian Hukum dan Perlindungan Hak Asasi Manusia dalam Konflik Investasi Pulau Rempang. JURNAL USM LAW REVIEW, 9(2), 868–886. https://doi.org/10.26623/julr.v9i2.13614

Marzuki, P. M. (2021). Pengantar Ilmu Hukum (Rendy (ed.)). Kencana.

Miarsa, F. R. D., Zamroni, M., Romadhon, A. H., & Adhaningrum, C. H. (2021). Contempt of Court dalam Pelaksanaan Putusan PTUN: Suatu Perbandingan Indonesia dan Prancis. Journal of Judicial Review, 23(1), 97–114. https://doi.org/10.37253/jjr.v23i1.4351

Modjo, N. S. M., & Tan, D. (2021). Analisis Yuridis Pembatalan Surat Keputusan Alokasi Lahan Baru Oleh BP Batam Berdasarkan Putusan Nomor 6/G/2017/PTUN-TPI. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8(8), 1–27. https://doi.org/10.31604/jips.v8i8.2021.2449-2462

Natanael, T. J. (2024). Studi kasus tentang keabsahan izin mendirikan bangunan setelah bangunan berdiri berdasarkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung No 37/G/2019/PTUN-BDG, Putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta No 323/B/2019/PT. TUN. JKT, Putusan Mahkama. Repository UNPAR.

Ombudsman Republik Indonesia. (2025). Ombudsman Kepri Terima 34 Laporan Pelayanan Dan Perizinan Pertanahan Di Batam. OMBUDSMAN.

Panjaitan, T. D., & Hutauruk, R. H. (2022). Pengembangan Ekonomi Kreatif di Daerah Otonomi Batam. Journal of Law and Policy Transformation, 6(2), 85. https://doi.org/10.37253/jlpt.v6i2.6317

Pramesuari, F. D., Indrayana, D., & Prasetyo, D. (2023). Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara: Konsep, Teori, dan Praktik. Jurnal Hukum dan Peradilan, 12(2), 233–250.

Prasetyo, B., Ismail, R. R. A., Rasyid, F. A. N., & Asih, I. A. N. (2021). Argumentasi Hukum Terhadap Pertimbangan Hakim Dalam Putusan Perkara Sengketa Kepegawaian. Jurnal Palar (Pakuan Law Review), 7(2), 473–486.

Putri Anisah, A., Borami Ju, A., Tng, A., Zikra, E., Carolina Weley, N., & Fitri, W. (2021). Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Keberlanjutan Suplai Air Bersih dalam Menjaga Ekosistem Darat. Jurnal Syntax Admiration, 2(12), 2246–2259. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i12.354

R., N. (2018). Kepastian Hukum dalam Perspekif Negara Hukum Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, 9(2), 134–145.

Sembiring T. (2019). Kepastian Hukum dalam Putusan Peradilan Tata Usaha Negara. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 49(3), 417–430.

Simanjuntak F. (2020). Urgensi Reformasi Regulasi demi Mewujudkan Kepastian Hukum. Jurnal Konstitusi dan Hukum Nasional, 12(1), 55–68.

Siswanto, H. (2022). Analisis Yuridis Terhadap Pembatalan Sertipikat Hak Atas Tanah Ganda (Studi Kasus Putusan Nomor 392/K/TUN/2017). Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(9), 14699–14706. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i9.9598

Situmeang, A., Tan, W., & Rosita, A. (2021). Akibat Hukum Pemeriksaan Tambahan oleh Jaksa (Studi Kasus di Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun). Logika : Journal of Multidisciplinary Studies, 12(01), 69–84. https://doi.org/10.25134/logika.v12i01.3896

Situmeang, A., Weley, N. C., & Disemadi, H. S. (2025). Kepastian Pertanggungjawaban Hukum Pidana Korporasi atas Penyalahgunaan Data Pribadi di Indonesia. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 23, 8–15. https://doi.org/10.30595/pssh.v23i.1544

Sulistyowati R. (2020). Kepastian Hukum dalam Praktik Peradilan Administrasi. Jurnal Hukum dan Peradilan, 9(2), 215–228.

Sumardjono, M. S. (2008). Tanah Dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial, Dan Budaya. Kompas.

Tata Usaha Negara. (1986). Pasal 53 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara. BPK.

Tata Usaha Negara. (2004). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004. BPK.

Tata Usaha Negara. (2009a). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009, Pasal 1 angka 9 dan Pasal 53 ayat (1). BPK.

Tata Usaha Negara. (2009b). Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2004 dan Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009, Pasal 53 ayat (1). BPK.

Tata Usaha Negara. (2009c). Undang-Undang Nomor 51 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara Pasal 1 angka 9. BPK.

Wibowo A. (2021). Asas Persamaan di Hadapan Hukum dan Konsistensi Putusan Pengadilan. Jurnal Konstitusi, 18(1), 89–104.

Wibowo, B., & Makhali, I. (2024). Kajian Yuridis Pertimbangan Hukum (Studi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya Nomor 83/G/2014/Ptun. Sby Dengan Putusan Pengadilan Negeri Malang Nomor 249/Pdt. G/2018/Pn Mlg. Mizan: Jurnal Ilmu Hukum, 12(2), 175–183. https://doi.org/10.32503/mizan.v12i2.4847

Published

2026-06-01

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>