Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Sosialisasi Pembuatan Minuman Instan Jahe untuk Kesehatan Keluarga

Authors

  • Mona Fathia Universitas Internasional Batam
  • Witri Winanda Universitas Internasional Batam
  • Khoirul Anwar Universitas Internasional Batam
  • Ramadani Fitra Universitas Internasional Batam
  • Wardatul Aini Universitas Internasional Batam
  • Ayrin Maharani Universitas Internasional Batam
  • Chelsyanna Talenta Siahaan Universitas Internasional Batam

DOI:

https://doi.org/10.37253/se.v4i3.12169

Keywords:

Tanaman Obat Keluarga, Edukasi Kesehatan, Minuman Instan, Pengabdian kepada Masyarakat

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan potensi lokal yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kesehatan keluarga sekaligus dikembangkan menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Salah satu tanaman TOGA yang mudah diperoleh dan banyak digunakan adalah jahe. kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu di Kelurahan Sambau dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam memanfaatkan TOGA melalui edukasi serta sosialisasi cara pembuatan minuman instan jahe. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis community organization, yang melibatkan subjek binaan mulai dari tahap koordinasi, identifikasi kebutuhan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi edukasi pemanfaatan TOGA, diskusi interaktif, sosialisasi cara pembuatan minuman instan jahe, pengenalan pengemasan sederhana, serta penguatan kewirausahaan berbasis potensi lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, aktif dalam diskusi, dan mampu memahami tahapan dasar pengolahan jahe menjadi minuman instan. Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada peserta bahwa TOGA tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan keluarga, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk rumah tangga. Dengan demikian, edukasi pemanfaatan TOGA dan sosialisasi cara pembuatan minuman instan jahe dapat menjadi upaya pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan mandiri dan menumbuhkan peluang kewirausahaan sederhana.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementerian Kesehatan RI (2016) Peraturan Menteri Kesehatan RI tentang Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional melalui Asuhan Mandiri. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Mulyani, H., Widyastuti, H., Venny, D. and Ekowati, I. (2016) ‘Tumbuhan herbal sebagai jamu pengobatan tradisional terhadap penyakit dalam Serat Primbon Jampi Jawi Jilid I’, Jurnal Penelitian Humaniora, 21(2), pp. 73-91.

Pranadewi, A., Pasaribu, S.N., Rosada, A. and Junianto, R. (2023) ‘Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) untuk mewujudkan masyarakat sehat di Desa Kemang’, Community Development Journal, 4(3), pp. 6421–6426.

Putri, L.A.M., Lutpiani, E. and Lambertini, I. (2025) ‘Edukasi khasiat dan cara pengolahan tanaman obat keluarga di Kelurahan Rejomulyo’, Abdimasku, 8, pp. 8–13.

Sari, L.O.R.K. (2006) ‘Pemanfaatan obat tradisional dengan pertimbangan manfaat dan keamanannya’, Pharmaceutical Sciences and Research, 3(1), pp. 1–7. doi: 10.7454/psr.v3i1.3394.

Sari, N. and Andjasmara, T.C. (2023) ‘Penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) untuk mewujudkan masyarakat sehat’, Jurnal Bina Desa, 5(1), pp. 124–128.

Triwibowo, A., Karimullah, S.S., Muhtarom, Z.A., Pratomo, D., Faizin, A., Wulandari, D.M. and Lestari, R.D. (2025) ‘Sosialisasi dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan dan ekonomi’. doi: 10.32332/bggy8835.

Downloads

Published

2026-06-28

Issue

Section

Articles