Stres Genotoksik dan Jalur Perbaikan DNA pada Penyakit Metabolik Tinjauan Molekuler dan Implikasi Klinis

Authors

  • Ghea Farmaning Thias Putri Departemen Biologi Medis, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Indonesia
  • Elsa Septiani Putri Departemen Ilmu Biomedik, Program Studi S1 Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Zahara Nurfatihah Z Departemen Biokimia, Biologi Molekuler dan Fisiologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia
  • Dwi Widyawati Departemen Biologi Medis, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Indonesia
  • Firda Asma’ul Husna Departemen Biologi Medis, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37253/jmts.v1i1.11803

Keywords:

Stress genotoksik, Perbaikan DNA, Penyakit Metabolik, Stres Oksidatif, Biomarker

Abstract

Penyakit metabolik, seperti diabetes mellitus, obesitas, dislipidemia, hipertensi, dan sindrom metabolik, merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan berkontribusi terhadap stres genotoksik. Kondisi metabolik kronis ini memicu hiperglikemia, lipotoksisitas, inflamasi sistemik, dan stres oksidatif yang meningkatkan produksi reactive oxygen species (ROS), sehingga menyebabkan kerusakan DNA seperti SSBs, DSBs, dan modifikasi basa oksidatif. Kerusakan DNA yang persisten berpotensi memicu instabilitas genom, apoptosis, senesens seluler, serta disfungsi organ pada jaringan metabolik. Jalur perbaikan DNA (BER, NER, MMR, NHEJ, HR) berperan penting dalam mempertahankan integritas genom, namun dapat mengalami penurunan efektivitas pada kondisi metabolik kronis. Biomarker seperti γ-H2AX dan 8-oxo-dG mulai digunakan untuk menilai tingkat kerusakan DNA dan memprediksi komplikasi. Intervensi terapeutik yang menargetkan stres oksidatif, inflamasi, dan peningkatan efisiensi DNA repair menunjukkan potensi, meskipun bukti klinis masih terbatas. Pemahaman mendalam mengenai hubungan stres genotoksik dan jalur perbaikan DNA sangat penting untuk pengembangan strategi diagnostik, prognostik, dan terapeutik pada penyakit metabolik.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-20