Peran Zat Gizi Makro dan Mikro terhadap Risiko Kejadian Preeklamsia: Tinjauan Literatur

Authors

  • Muhammad Lingga Primananda Department of Obstetrics and Gynecology, School of Medicine, Universitas Internasional Batam, Batam City, Riau Islands, Indonesia
  • Wira Mondana Department of Pediatric, School of Medicine, Universitas Internasional Batam, Batam City, Riau Islands, Indonesia
  • Azizul Berlyansah Department of Biology, Faculty of Health and Sciences, Universitas Internasional Batam, Batam City, Riau Islands, Indonesia
  • Lara Pradilla Rose Department of Neurology, School of Medicine, Universitas Internasional Batam, Batam City, Riau Islands, Indonesia
  • Beatrice Cynthia Walter Department of Clinical Nutrition, School of Medicine, Universitas Internasional Batam, Batam City, Riau Islands, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37253/jmts.v1i1.11524

Keywords:

preeklamsia, zat gizi makro, zat gizi mikro, nutrisi, kehamilan

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang paling umum dan berbahaya, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas pada ibu maupun janin. Meskipun etiologi preeklamsia bersifat multifaktorial, bukti ilmiah menunjukkan bahwa faktor nutrisi memiliki peranan penting dalam mempengaruhi proses patogenesisnya. Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis hubungan antara asupan zat gizi makro dan mikro dengan risiko terjadinya preeklamsia. Berbagai studi melaporkan bahwa defisiensi mikronutrien seperti kalsium, magnesium, zinc, vitamin C, vitamin E, dan vitamin D berkontribusi pada peningkatan stres oksidatif, inflamasi sistemik, gangguan metabolisme glukosa, serta disfungsi endotel mekanisme kunci yang memicu terjadinya preeklamsia. Selain itu, ketidakseimbangan asupan makronutrien, termasuk kelebihan lemak jenuh dan rendahnya asupan protein berkualitas, turut memperburuk kondisi metabolik dan inflamasi selama kehamilan. Pemenuhan kebutuhan zat gizi secara adekuat dapat berperan sebagai faktor protektif melalui perbaikan fungsi endotel, modulasi stres oksidatif, serta optimasi respons imun ibu. Oleh karena itu, pemantauan status gizi, konseling nutrisi, serta intervensi suplementasi yang tepat selama kehamilan sangat diperlukan untuk menurunkan risiko preeklamsia dan meningkatkan luaran kesehatan ibu dan janin.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-20