Peran Zat Gizi Makro dan Mikro terhadap Risiko Kejadian Preeklamsia: Tinjauan Literatur
DOI:
https://doi.org/10.37253/jmts.v1i1.11524Keywords:
preeklamsia, zat gizi makro, zat gizi mikro, nutrisi, kehamilanAbstract
Preeklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang paling umum dan berbahaya, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas pada ibu maupun janin. Meskipun etiologi preeklamsia bersifat multifaktorial, bukti ilmiah menunjukkan bahwa faktor nutrisi memiliki peranan penting dalam mempengaruhi proses patogenesisnya. Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis hubungan antara asupan zat gizi makro dan mikro dengan risiko terjadinya preeklamsia. Berbagai studi melaporkan bahwa defisiensi mikronutrien seperti kalsium, magnesium, zinc, vitamin C, vitamin E, dan vitamin D berkontribusi pada peningkatan stres oksidatif, inflamasi sistemik, gangguan metabolisme glukosa, serta disfungsi endotel mekanisme kunci yang memicu terjadinya preeklamsia. Selain itu, ketidakseimbangan asupan makronutrien, termasuk kelebihan lemak jenuh dan rendahnya asupan protein berkualitas, turut memperburuk kondisi metabolik dan inflamasi selama kehamilan. Pemenuhan kebutuhan zat gizi secara adekuat dapat berperan sebagai faktor protektif melalui perbaikan fungsi endotel, modulasi stres oksidatif, serta optimasi respons imun ibu. Oleh karena itu, pemantauan status gizi, konseling nutrisi, serta intervensi suplementasi yang tepat selama kehamilan sangat diperlukan untuk menurunkan risiko preeklamsia dan meningkatkan luaran kesehatan ibu dan janin.