Penerapan Algoritma K-Means untuk Pengelompokan Halte Transjakarta Berdasarkan Aktivitas Harian Penumpang
Keywords:
Clustering, Halte, Transjakarta, Activity, PetaAbstract
Ketidakseimbangan aktivitas di halte bus Transjakarta, yang menyebabkan kemacetan dan penumpukan penumpang pada titik-titik tertentu, menjadi tantangan penting dalam peningkatan efisiensi layanan transportasi publik perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan halte bus Transjakarta berdasarkan pola aktivitas penumpang harian (pagi, siang, sore, dan malam) menggunakan algoritma K-Means Clustering pada dataset transaksi Transjakarta. Setelah tahap pra-pemrosesan data dan penentuan jumlah klaster optimal dengan metode Elbow, diperoleh dua klaster (K=2) yang menunjukkan perbedaan signifikan.Klaster 0 merepresentasikan halte dengan tingkat aktivitas rendah yang menandakan pemanfaatan minimal, sedangkan Klaster 1 mencakup halte dengan volume aktivitas tinggi, terutama padaperiode sore hari. Visualisasi peta interaktif menunjukkan distribusi geografis yang jelas: halte dengan aktifitas sibuk (berwarna merah) terkonsentrasi di pusat kota Jakarta, sementara halte dengan aktifitas rendah (berwarna biru) tersebar di wilayah pinggiran. Hasil pengelompokan ini dapat dimanfaatkan oleh manajemen Transjakarta dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sebagai dasar dalam pengambilan keputusan strategis, seperti pengalokasian armada dan penyesuaian jadwal keberangkatan yang lebih adaptif terhadap tingkat permintaan di Klaster 1, serta evaluasi efektivitas operasional halte di Klaster 0. Evaluasi model menghasilkan nilai Silhouette Score sebesar 0.7205 yang menandakan pemisahan klaster yang baik, dan Davies-Bouldin Index sebesar 0.8763, yang mengindikasikan klaster yang cukup kompak dan terpisah. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perencanaan transportasi publik berbasis data dalam mendukung kebijakan distribusi layanan yang lebih merata di seluruh jaringan Transjakarta.
Downloads
References
Liu, X., Zhang, Y., He, Y., dkk. (2025). Nonlinear effects of multilevel factors on public transport commuting: A machine-learning framework. Transportation Research Part D: Transport and Environment. https://doi.org/10.1016/j.trd.2025.104724
Tang, Y., Alhadlaq, A., Bagabaldo, A. R., & Gonzalez, M. C. (2025). Designing transit routes based on vehicle routing behavior determined through location-based services data. EPJ Data Science, 14(1), 45. https://doi.org/10.1140/epjds/s13688-025-00559-5
Wang, D. (2025). A spatio-temporal node-place-ridership model for classifying public transit stations using K-Means. Journal of Transport and Land Use, 18(1), 447–466. https://doi.org/10.5198/jtlu.2025.2573
Siswanto, J., Hendry, H., Rahardja, U., Sembiring, I., & Lisangan, E. A. (2025). Predicting TransJakarta Passengers with LSTM-BiLSTM (case study / model development). APTISI Transactions on Technopreneurship, 7(1), 84–96. https://doi.org/10.34306/att.v7i1.440
Saputra, A., & Yusuf, R. (2024). Perbandingan Algoritma DBSCAN dan K-MEANS dalam Segmentasi Pelanggan Pengguna Transportasi Publik Transjakarta Menggunakan Metode RFM. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 4(4), 1346–1361. https://doi.org/10.57152/malcom.v4i4.1516
Kristianto, A. (2021). Analisa Performa K-Means dan DBSCAN dalam Clustering Public Transportation. Jurnal Elektronika dan Komputer (Elkom), 14(2), 368–372. https://doi.org/10.51903/elkom.v14i2.551
Liperda, R. I., & Fatahayu, N. R. (2025). A Simulation-based Study of Bus Interarrival and Passenger Flow at a TransJakarta Transfer Point. International Journal / Institutional Repository (Mercu Buana). https://doi.org/10.22441/ijiem.v4i3.20721
Sinaga, A. O., & Passarella, R. (2025). Analysis of Passenger and Bus Numbers Using Unsupervised Learning (K-Means, FCM, dll.). MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 5(3), 1029–1036. https://doi.org/10.57152/malcom.v5i3.2005
Nurlaela, S., & William, A. (2023). TransJakarta Service Evaluation in Controlling COVID-19 Transmission Using Twitter Sentiment Analysis. Journal of Regional and City Planning (JPWK), 34(2), 156–174. https://doi.org/10.5614/jpwk.2023.34.2.2
Shafiq, M., Rocha, H., Couto, A., & Ferreira, S. (2024). A Clustering Approach for Analyzing Access to Public Transport. Sustainability, 16(16), 6944. https://doi.org/10.3390/su16166944
Matseliukh, Y., & Lytvyn, V. (2025). Application of the K-means clustering method in organizing passenger transportation in a smart city. Innovative Technologies and Scientific Solutions for Industries, 1(31), 83–101. https://doi.org/10.30837/2522-9818.2025.1.083
Ikasari, D., Permana, R. A., & Widiastuti. (2024). Prediction in the Number of Passengers on TransJakarta Public Transportation Using the Single Exponential Smoothing Method. International Research Journal of Advanced Engineering and Science (IRJAES), 9(2), 197–202.
Shafiq, M., Rocha, H., Couto, A., & Ferreira, S. (2024). A Clustering Approach for Analyzing Access to Public Transportation and Destinations. Sustainability, 16(16), 6944. https://doi.org/10.3390/su16166944
Liu, X., Huang, Z., & Jian, W. (2025). Nonlinear effects of multilevel factors on public transport commuting in China’s cities. Transportation Research Part D: Transport and Environment, 143, Article 104724. https://doi.org/10.1016/j.trd.2025.104724
Wang, D., Wu, J., & Tao, Z. (2025). A spatio-temporal node-place-ridership model for classifying metro station areas: The case of Shenzhen, China. Journal of Transport and Land Use, 18(1), 447–466. https://doi.org/10.5198/jtlu.2025.2573
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Telcomatics

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





