Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat: Melalui Bakti Sosial di “Panti Asuhan Istana Yatim Al-Jufri”

Authors

  • Lingsie Shaufina Universitas Internasional Batam
  • Resdo Howel Hutasoit Universitas Internasional Batam
  • Khansa Syahdira Universitas Internasional Batam
  • Bryan Universitas Internasional Batam
  • Muhammad Fahri Alfahrizi Ramadhan Universitas Internasional Batam
  • Anisyah Nur Fazila6 Universitas Internasional Batam
  • ⁠Allyah Dwi Firanti Universitas Internasional Batam
  • Chisha Intania Umaira Universitas Internasional Batam
  • Fauzia Lailul Rahma Universitas Internasional Batam
  • Salma Khairunnisa Mardiyah Universitas Internasional Batam
  • Lidya Martha Parotua Simamora Universitas Internasional Batam
  • Revalina Laysha Doriz Universitas Internasional Batam
  • Theresia Della Rumondang Togatorop Universitas Internasional Batam
  • Muhammad Faiz Muhjatun Nafsi Universitas Internasional Batam
  • Gadieza Afra Nazifa Universitas Internasional Batam
  • Muhammad Faiz Al-Fadlil Universitas Internasional Batam
  • William Agustin Hutapea Universitas Internasional Batam
  • Queenie Ficari Toba Universitas Internasional Batam
  • Febri Kholijah Mulyono Universitas Internasional Batam
  • Rachel Keshia Mukitta Universitas Internasional Batam

DOI:

https://doi.org/10.37253/nacospro.v7i01.11168

Keywords:

Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa, bakti sosial, Panti Asuhan, empati, nilai kemanusiaan

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berfungsi tidak hanya untuk menyalurkan kontribusi sosial, tetapi juga untuk membentuk karakter dan nilai kemanusiaan mahasiswa. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan bakti sosial berjudul “Menyambung Tangan Berbagi Kasih” oleh mahasiswa Universitas Internasional Batam dari kelompok Fit Fuel 1 dan Fit Fuel 2 di Panti Asuhan Istana Yatim Al-Jufri, Batam. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk membangun empati, memperkuat kepedulian sosial, dan menciptakan hubungan yang hangat antara mahasiswa dan anak-anak panti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi lapangan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali dampak kegiatan secara menyeluruh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa interaksi langsung dalam suasana kekeluargaan mendorong terbentuknya ikatan emosional yang bermakna antara mahasiswa dan anak-anak panti. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran sosial yang efektif, memperkaya pengalaman kemanusiaan dan memperkuat keterampilan kolaboratif. Sementara itu, anak-anak panti mendapatkan perhatian emosional yang membantu meningkatkan kebahagiaan dan rasa percaya diri mereka. Selain itu, kegiatan ini berkontribusi dalam membangun relasi sosial antara institusi pendidikan dan lembaga sosial masyarakat secara berkelanjutan. Dengan pendekatan yang inklusif dan penuh makna, kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi menjadi upaya transformatif yang berdampak langsung bagi kedua belah pihak. Diharapkan, semangat berbagi ini dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari budaya pengabdian mahasiswa di masa mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-10-01