Berbagi Kasih Lewat Pendidikan di Panti Asuhan Sharon Ministry Batam
DOI:
https://doi.org/10.37253/nacospro.v7i01.11166Keywords:
Memberikan Edukasi dan Himbauan, Anti-bullying, Kata Kunci : Panti Asuhan, Edukasi Anti Intoleransi, Sosialisasi, Empati, Bullying and Hate SpeechAbstract
Pendidikan merupakan sarana penting dalam pemberdayaan anak-anak, terutama bagi anak panti asuhan yang kekurangan fasilitas dan dukungan keluarga. Panti Asuhan Sharon Ministry Batam menyediakan tempat tinggal dan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sarana pendidikan dan dukungan psikososial. Kegiatan bakti sosial yang dilakukan mahasiswa Universitas Internasional Batam bertujuan untuk memberikan dukungan materiil dan moral, meningkatkan sarana belajar, serta mengeratkan silaturahmi antara anak-anak, pengurus panti, dan masyarakat luas. Pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian alat tulis, buku dongeng, permainan edukatif, dan interaksi langsung untuk membangun kebersamaan serta memotivasi anak-anak belajar. Sebagaimana hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim dari Universitas Sari Mutiara Indonesia, pemberian bantuan materi dan moral di panti asuhan dapat menumbuhkan rasa semangat, sukacita, serta kepercayaan diri anak-anak (Bemby Sinaga & Friska, 2023). Hasil pengabdian menunjukkan bahwa bantuan materi dan pendampingan moral mampu meningkatkan semangat belajar anak, mengurangi beban pengurus panti, serta membentuk karakter positif anak-anak. Penguatan hubungan sosial antara pelajar, anak-anak, dan pengurus juga menciptakan suasana harmonis yang mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Interaksi langsung yang dilakukan mahasiswa mampu membangun empati, kebersamaan, serta mendorong penguatan nilai kemanusiaan bagi seluruh peserta kegiatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemberdayaan berkelanjutan bagi anak-anak di Panti Asuhan Sharon Ministry Batam, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk lebih peduli dan berkontribusi dalam membantu anak-anak yang kurang beruntung. Pendampingan dan motivasi yang terus-menerus menjadi kunci keberhasilan dalam mendukung masa depan mereka yang lebih baik.




