IMPLEMENTASI EDUKASI ANTI KORUPSI MELALUI KEGIATAN KUNJUNGAN PANTI ASUHAN KOMUNITAS ANAK TERANG
DOI:
https://doi.org/10.37253/nacospro.v7i01.11141Keywords:
Edukasi Anti-Korupsi, Korupsi, Pencegahan KorupsiAbstract
Korupsi merupakan persoalan serius yang tidak hanya berdampak pada sektor pemerintahan, tetapi juga pada nilai-nilai sosial masyarakat. Edukasi anti korupsi sejak usia dini menjadi strategi preventif untuk membangun generasi berintegritas. Artikel ini membahas implementasi edukasi anti korupsi melalui kegiatan kunjungan ke Panti Asuhan Komunitas Anak Terang. Kegiatan difokuskan pada anak-anak usia sekolah dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan. Metode pelaksanaan meliputi tiga segmen utama: penyampaian materi antikorupsi secara sederhana, edugame (seperti word guessing, word chain, memory game, dan kuis), serta kegiatan pojok literasi untuk menumbuhkan minat baca dan nilai moral. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode interaktif mampu meningkatkan pemahaman anak- anak terhadap konsep dasar antikorupsi, seperti kejujuran dan tanggung jawab. Anak-anak merespons dengan antusias dan menunjukkan peningkatan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif berbasis permainan dan literasi efektif diterapkan dalam konteks sosial seperti panti asuhan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi model pembelajaran antikorupsi berbasis komunitas dalam jangka panjang, serta keterlibatan aktif pihak sekolah dan lembaga sosial lainnya untuk memperluas dampak edukatif




