Analisis Adaptasi Karakteristik Visual Arsitektur Melayu Kampung Tua Tanjung Riau

Main Article Content

Gladies Imanda Utami Rangkuty Niq'q Jean Carol Elva Christina Deviana Deviana Angga Setiawan Wilarso Al Ridho Wahyudi Antony Antony Carlos Willyam Hary Budhi Ardiansyah Wahyu Leonardi

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan kota sering tidak sejalan dengan pemahaman dalam mempertahankan identitas bangunan sehingga dapat menghilangkan eksistensi arsitektur peninggalan suatu kawasan. Hal ini dapat dilihat dari adaptasi visual arsitektur Melayu di Kampung Tua Tanjung Riau, yang terdapat penduduk asli merupakan etnis Melayu. Perkembang yang semakin pesat serta mendatangkan banyak penduduk baru yang menyebabkan terjadiya akulturasi budaya. Memiliki sebutan Kampung Tua tidak menjamin bahwa daerah tersebut akan terhindar dari pengaruh perkembangan zaman. Tampak bahwa sebagian besar arsitektur pada Kampung Tua Tanjung Riau telah berkembang menjadi lebih modern, sehingga bangunan Melayu yang menjadi identitas kampung tersebut menghilang seiring berkembangnya zaman. Adaptasi Karakteristik visual arsitektur melayu dilakukan dengan tujuan dapat mengetahui karakteristik bangunan tradisional pada kawasan kampung tua yang masih mempertahankan karakteristik Melayu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melihat kondisi eksisiting yang ada pada lokasi. Hasil pada penelitian ini membuktikan bahwa masih ada beberapa bangunan yang masih mempertahankan beberapa karakter visual Arsitektur Melayu yang terlihat dari elemen bangunan seperti tangga, struktur panggung, dinding dan atap.

Article Details

How to Cite
RANGKUTY, Gladies Imanda Utami et al. Analisis Adaptasi Karakteristik Visual Arsitektur Melayu Kampung Tua Tanjung Riau. Journal of Architectural Design and Development, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 146-152, dec. 2020. ISSN 2745-8784. Available at: <https://journal.uib.ac.id/index.php/jad/article/view/837>. Date accessed: 14 june 2021. doi: http://dx.doi.org/10.37253/jad.v1i2.837.
Section
Articles