PEMANFAATAN LAHAN KOSONG MENJADI RUANG PUBLIK TERPADU DI DENPASAR, BALI

Authors

  • Chindy Dewi Warmadewa University
  • Ni Kadek Ari Manik Lukita Warmadewa University
  • I Kadek Merta Wijaya Warmadewa University

DOI:

https://doi.org/10.37253/jad.v3i2.6769

Keywords:

area edukasi, area rekreasi, area sporty, ruang publik terpadu

Abstract

Keberadaan ruang publik terbuka di Denpasar kurang tertata dan belum merata. Ruang publik terbuka menjadi fasilitas wisata, edukasi, dan ruang olahraga yang digandrungi oleh para wisatawan dan masyarakat lokal untuk menghabiskan waktu di siang atau sore hari untuk berkumpul, bercengkrama, berjemur, minum, makan, berolahraga, dan menikmati suasana yang disuguhkan. Karakter kegiatan yang muncul membutuhkan ruang terbuka yang dekat dengan tempat wisata. Kondisi tersebut memerlukan rancangan fasilitas yang mewadahi kegiatan dan juga merespon permasalahan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model rancangan ruang publik yang mewadahi berbagai fungsi kegaiatan secara terpadu, dan rancangan ini mampu mengurangi efek dari kepadatan produktivitas di kota Denpasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif melalui tahapan kajian terhadap karakter aktivitas, permasalahan kawasan, fungsi ruang public terbuka, serta kondisi eksisting lahan di Denpasar, Sanur. Selanjutnya merumuskan konsep dan tema perancangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kontekstual fungsi. Penelitian ini menghasilkan skematik desain bentuk, struktur, landscape, tata ruangan, dan material bangunan yang mampu memunculkan karakteristik bangunan Bali.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-12-31

Issue

Section

Articles